Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia (KPSI) sesalkan sikap PSSI yang masih menilai kompetisi Indonesia Super League (ISL) ilegal.
Sebelumnya,PSSI memberikan informasi kepada Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) terkait masalah tersebut. Wakil Ketua Tim Joint Committee (JC) perwakilan KPSI Djamal Aziz mempertanyakan sikap Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI Halim Mahfudz.Sebelumnya, Halim menginformasikan kepada FAM bahwa 32 klub di bawah PT Liga Indonesia (PT Liga) masih berstatus terhukum.
Informasi itu ada kaitannya dengan laga uji coba yang dilakukan timnas bentukan KPSI dengan tim gabungan Arema Malang FC-Pelita Jaya FC di Stadion Kanjuruhan, Malang,Sabtu (6/10).Dalam surat bernomor FAM/PSSI-DAA/KS/dd,PSSI ingin memperingatkan FAM terkait ikut bermainnya salah satu pemain timnas Malaysia,Mohd Safee Sali,dalam laga tersebut.
"Semuanya terekam jelas dalam rapat kedua JC di Kuala Lumpur,Malaysia.Mulai musim kompetisi 2013,ISL dan IPL (Indonesia Premier League) kedua kompetisi tersebut ada di bawah kendali PSSI.Dan nanti,pada 2015,baru akan dimainkan kompetisi dengan format baru. Dengan demikian,jelas jika ISL sudah dilegalkan AFC,"ungkap Djamal,kemarin.
Sementara itu,Halim membenarkan pengiriman surat itu.Meski sudah ada putusan dari Task Force AFC berdasarkan hasil JC bahwa ISL dianggap legal,PSSI berkeyakinan apa yang dilakukan PSSI sudah benar.Menurut dia,klub yang disuspendPSSI adalah hasil keputusan kongres.'"Jadi,untuk mengesahkan mereka kembali baru bisa dilakukan dalam kongres. Klub-klub didaftar itu masih terhukum. Tidak ada mekanisme otomatis,meski sudah ada hasil MoU dan rapat JC,"tandas Halim.
Halim menambahkan,ISL kembali legal tidak mudah.Pada kesempatan yang sama, Halim juga merilis klub-klub ISL yang masih berstatus terhukum,diantaranya seperti Persipura Jayapura,Persib Bandung,Pelita Jaya,dan Sriwijaya FC.Sisanya ada klub-klub di Divisi Utama di antaranya PSAP Sigli, PSGL Guyo Lues,dan Persih Tembilahan. "Tidak bisa serta-merta ISL langsung legal,keputusan AFC saat itu juga dijelaskan bahwa legalisasi ISL di bawah yurisdiksi PSSI.Jadi,kongres dulu baru ada legalitas.Saat ini,Pelita dan beberapa klub ISL adalah klub terhukum,"papar Halim.
Terkait masalah yang dibawa ke FAM, Safee Sali masih bersikukuh akan tetap menghormati kontraknya bersama Pelita. Penyerang yang juga menjadi pencetak gol terbanyak Piala AFF 2010 tersebut mengaku belum mendapatkan surat resmi dari AFC dan FIFA jika dia dilarang bermain bersama The Young Guns,julukan Pelita. (decky irawan jasri )
Sumber:Anda sedang membaca artikel tentang
Buntut Informasi PSSI- Beda Pemahaman Kembali Mencuat
Dengan url
https://golseru.blogspot.com/2012/10/buntut-informasi-pssi-beda-pemahaman.html
Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya
Buntut Informasi PSSI- Beda Pemahaman Kembali Mencuat
namun jangan lupa untuk meletakkan link
Buntut Informasi PSSI- Beda Pemahaman Kembali Mencuat
sebagai sumbernya
0 komentar:
Posting Komentar