SUNDERLAND – Polisi telah memulai penyelidikannya terhadap kasus pelecehan rasialis dalam laga dua tim sekawasan, Sunderland versus Newcastle United, Minggu (21/10/2012).
"Ada laporan tentang dugaan bahasa rasialis yang digunakan kelompok suporter di salah satu bagian dalam stadion. Pendalaman sedang dilakukan," sebut juru bicara Polisi Northumbria yang tak disebut namanya.
Sebanyak 15 orang ditangkap Polisi Northumbria dari kawanan suporter berjumlah sekitar 50.000. Pihak berwenang memuji perilaku kelompok suporter itu yang sepenuhnya bekerja sama.
"Mayoritas suporter bertindak sangat baik hari ini dan mereka ingin menikmati Wear-Tine Derby dengan semestinya," puji Steve Neill, sang kepala polisi.
"Sebanyak 15 orang yang ditangkap dari jumlah total kelompok itu terhitung kecil," sambungnya lagi.
Pihak berwenang menyatakan, hanya sedikit insiden dalam laga yang berakhir 1-1. Namun, dari kelompok fans Sunderland terdengar nyanyian yang terdengar berharap bek Newcastle, Steven Taylor, meninggal dunia.
Di lain pihak, sebanyak 15 orang yang ditahan itu dicokok polisi pada Minggu pukul 17.00 waktu Inggris dan mereka diduga dalam pengaruh narkoba.
"Angkat topi bagi suporter kedua tim. Mereka bekerja sama sepenuhnya dengan petugas keamanan di stadion. Mereka sangat sabar, berperilaku baik, dan menikmati hari itu dengan semangat luar biasa," tegas Neill.
Sumber:Anda sedang membaca artikel tentang
Polisi Selidiki Kasus Rasialisme "Wear-Tyne Derby"
Dengan url
https://golseru.blogspot.com/2012/10/polisi-selidiki-kasus-rasialisme-derby.html
Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya
Polisi Selidiki Kasus Rasialisme "Wear-Tyne Derby"
namun jangan lupa untuk meletakkan link
Polisi Selidiki Kasus Rasialisme "Wear-Tyne Derby"
sebagai sumbernya
0 komentar:
Posting Komentar