Paris – Joachim Loew bisa tersenyum lebar setelah Jerman meraih kemenangan pada laga uji coba melawan Prancis. Sang pelatih melihat banyak hal positif yang ditunjukkan oleh timnya.
Dijamu Prancis di Stade de France, Kamis (7/2/2013) dinihari WIB, Jerman tertinggal satu gol saat turun minum. Namun, Die Nationalmannschaft bangkit di paruh kedua dan berbalik menang 2-1 lewat gol-gol Thomas Mueller dan Sami Khedira.
Kemenangan ini mengakhiri rekor buruk Jerman tiap kali bertemu Prancis. Sebelum ini, terakhir kali mereka menang adalah pada November 1987, saat Jerman Timur mengalahkan Prancis 1-0 di Parc des Princes. Pada tahun itu, Jerman Barat juga menang atas Les Bleus, yakni pada laga persahabatan di Berlin dengan skor 2-1.
Selain karena telah mengakhiri rekor buruk atas Prancis, Loew juga gembira karena timnya bisa bangkit setelah sempat tertinggal lebih dahulu.
"Kami menunjukkan mental yang bagus karena bisa bangkit setelah kebobolan beberapa saat sebelum jeda," ungkap Loew yang dilansir situs resmi FIFA.
"Kami melakukan banyak hal dengan tepat malam ini, yang tidak kami lakukan dengan terlalu baik saat melawan Belanda (imbang 0-0, November 2012) dan saya pikir pertandingan-pertandingan seperti ini menunjukkan bagaimana pertandingan uji coba juga bisa jadi tes yang bagus. Malam ini, kedua tim bermain untuk menang," jelasnya.
Meski Jerman menang, Loew tetap punya sejumlah catatan. Ke depannya, dia berharap timnya lebih solid di lini belakang.
"Hari ini kami sangat bagus dalam menyerang, tapi kami juga harus lebih kuat dalam pertahanan. Pada akhirnya, kami sedikit beruntung mereka tidak bisa menyamakan skor jadi 2-2, karena kami membuat sejumlah kesalahan," katanya.
(dtc/mfi) Sumber: detiksport
Anda sedang membaca artikel tentang
Loew Lihat Banyak Sisi Positif Jerman
Dengan url
https://golseru.blogspot.com/2013/02/loew-lihat-banyak-sisi-positif-jerman.html
Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya
Loew Lihat Banyak Sisi Positif Jerman
namun jangan lupa untuk meletakkan link
Loew Lihat Banyak Sisi Positif Jerman
sebagai sumbernya
0 komentar:
Posting Komentar