Memori Roura dan Tusukan Maut Alves

Written By Unknown on Rabu, 20 Februari 2013 | 10.33

Home » Berita Liga Champions » Memori Roura dan Tusukan Maut Alves
Memori Roura dan Tusukan Maut Alves

SAAT Barcelona bertandang ke markas AC Milan di San Siro untuk laga putaran pertama babak 16 besar Liga Champions, Rabu atau Kamis (21/2/2013) dini hari WIB, Asisten Pelatih Jordi Roura bakal teringat memori kelamnya sekitar 24 tahun silam. Saat itu, ia berusia 22 tahun, pemain Barca racikan Pelatih Johan Cruyff, dan masuk skuad untuk laga putaran kedua Piala Super Eropa.

Roura tidak menduga dipercaya Cruyff tampil sebagai starter. Kesempatan itu seperti mimpi mengingat ia menghadapi bintang seperti Marco van Basten, Frank Rijkaard, dan Paolo Maldini. Namun, dalam sekejap, mimpi manis itu berubah menjadi mimpi buruk.

Baru sembilan menit tampil, Roura harus ditarik keluar lapangan. Otot ligamen pada lututnya robek setelah berbenturan dengan Van Basten. Cedera itu praktis membuat kariernya berakhir lebih cepat. Pada usia 26 tahun, Roura gantung sepatu. Saat itu, San Siro tak ubahnya seperti kuburan bagi kariernya.

Pada Rabu ini, ia kembali datang ke San Siro sebagai "arsitek Barcelona", menggantikan Pelatih Tito Vilanova yang dirawat di Rumah Sakit Memorial Sloan-Kettering, New York, Amerika Serikat, untuk pemulihan pascaoperasi kanker tenggorokan sebelum Natal, tahun lalu.

Mampukah Roura memikul tanggung jawab misi lawatan ke San Siro? Jika melihat hasil-hasil laga Barcelona di bawah Roura, tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Dari delapan laga, menang enam kali, imbang dua kali, dan tidak pernah kalah.

"Situasinya benar-benar alami. Rutinitas tidak berubah. Hanya saja, bukan Tito yang memberi instruksi, melainkan Jordi," kata Xavi, gelandang Barcelona.

Rahasia serangan Alves

Bukan rahasia, meski menjalani perawatan, Vilanova tetap terlibat dalam urusan taktik timnya. Kawan seangkatan Roura di La Masia, akademi sepak bola Barcelona, itu selalu memantau permainan Carles Puyol dan kawan-kawan serta sesi latihan mereka lewat video.

Bersama Direktur Sepak Bola Barcelona Andoni Zubizarreta, ia menyusun rencana transfer. Vilanova juga kerap bertukar pesan pendek dengan para anggota staf kepelatihan klubnya selama laga berlangsung.

Dalam situasi di balik layar seperti itu, Barcelona mempertahankan pakem khasnya: permainan dengan penguasaan bola lewat pola 4-3-3. Xavi memimpin orkestra serangan, Sergio Busquest penyangga lini tengah, Lionel Messi sebagai perusak konsentrasi lawan, serta daya pukul bek Daniel Alves.

Bek kanan itu kerap luput dari pengamatan tim-tim lawan saat konsentrasi terfokus pada cara menghentikan Messi. Dalam skema Barcelona, Alves diberi keleluasaan menyerang lewat sayap kanan. Di area itu, ia biasa mendapat ruang lebar saat tiga penyerang berusaha menusuk serangan lebih ke dalam.

Alves juga punya kecepatan dan stamina untuk turun saat Barcelona kehilangan bola. "Bertahan? Bertahan bagaimana? Anda tidak perlu bertahan melawan tim yang tidak menyerang Anda dan kami bertahan dengan mencegah lawan menyerang kami," ujar Alves.

AC Milan diperkirakan lebih mengandalkan serangan balik. Di penyisihan grup, tim asuhan Massimiliano Allegri itu memainkan lima formasi berbeda. Dalam kondisi fit, striker Stephan El Shaarawy bisa diandalkan mengeksekusi taktik itu. Mario Balotelli tidak bisa dimainkan karena pernah membela Manchester City di ajang ini.

"Kami harus berusaha membatasi statistik itu. Kami harus tampil bagus saat menguasai bola karena secara pertahanan Barca bisa ditembus," ujar Allegri. Jangankan mencetak gol, mampu bertahan dari gempuran dan tak kebobolan melawan tim sekelas Barcelona sudah bagus.

Sumber:

Anda sedang membaca artikel tentang

Memori Roura dan Tusukan Maut Alves

Dengan url

https://golseru.blogspot.com/2013/02/memori-roura-dan-tusukan-maut-alves.html

Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya

Memori Roura dan Tusukan Maut Alves

namun jangan lupa untuk meletakkan link

Memori Roura dan Tusukan Maut Alves

sebagai sumbernya

0 komentar:

Posting Komentar

techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger