Lebanon Lemah di Lapangan Tengah

Written By Unknown on Minggu, 24 Maret 2013 | 10.33

Lebanon Lemah di Lapangan Tengah

JAKARTA – Sekalipun meraih kemenangan dengan angka besar, 5-2 (3-0), Pelatih Lebanon Theo Bucker mengakui bahwa timnya masih memiliki kelemahan di lapangan tengah. Dalam pertarungan babak kualifikasi Piala Asia 2015 Grup B, Jumat (22/3/2013), Lebanon menjamu Thailand di Stadion Camille Chamoun Sports City, Beirut.

Hasil tersebut tidak mengubah posisi kedua tim, yaitu Lebanon menempati posisi ketiga dan Thailand di posisi keempat (juru kunci) Grup B. Lebanon mengumpulkan tiga poin dari dua laga, sedangkan Thailand belum memperoleh satu poin pun, juga dari dua laga.

Puncak klasemen grup ini ditempati Iran, yang juga memiliki tiga poin, di atas Kuwait sebagai runner-up. Keduanya akan saling berhadapan di Stadion Kuwait SC, Selasa (26/3/2013).

Bucker tentu senang dengan kemenangan besar tersebut, tetapi tidak semata karena poin yang mereka raih. Bucker senang karena bisa melihat kekurangan pada timnya. "Kelemahan kami itu justru di lapangan tengah sebab kami masih belum memiliki pemain yang mampu tampil dengan baik sepanjang 90 menit," katanya.

Itu sebabnya, tambah Bucker, mereka selalu kehilangan penguasaan bola di lapangan tengah, terutama dalam pertarungan di babak kedua. "Padahal, justru pada saat itulah dibutuhkan kreativitas dalam mengalirkan bola serta stamina yang tidak menurun," ujarnya.

Sekalipun merasa lemah di lapangan tengah, Bucker harus berterima kasih kepada Hassan Chaito, pemain lapangan tengah yang justru mampu menyumbangkan dua gol, yaitu pada menit keenam dan ke-22.

Adapun tiga gol lainnya disumbangkan Mohamad Haidar (menit ke-31), Hassan Maatouk (71), dan Abbas Atwi (91). Sementara dua gol Thailand diborong pemain bertahan Thitiphan Puangjan pada menit ke-49 dan ke-85.

"Tentu kekalahan ini menyedihkan bagi kami. Saya sudah mengingatkan, kami bisa mengubah permainan pada babak ke dua. Namun, justru kami melakukan banyak kesalahan dalam umpan," kata Winifried Schafer, Pelatih Thailand.

Vietnam kalah

Sementara di Hongkong, tim tuan rumah yang menjamu Vietnam di Stadion Mong Kok mampu meraih angka penuh setelah menang 1-0 (0-0) lewat gol sang kapten Chan Wai Ho, tiga menit sebelum pertandingan usai. "Saya bangga dengan tim, juga dengan jajaran pelatih. Mereka mampu menerapkan apa yang saya instruksikan. Saya juga senang karena kali ini mereka mampu bermain sebagai tim," kata Kim Pan-gon, Pelatih Hongkong asal Korea Selatan.

"Sekarang kami sudah berada dalam posisi yang baik di Grup E. Jadi, kalau kami benar-benar memanfaatkan waktu untuk persiapan, saya yakin kami mampu membuat kejutan lagi," kata Kim.

Dengan empat poin, Hongkong langsung naik ke posisi kedua Grup E di bawah Uni Emirat Arab yang memimpin dengan 6 poin. Adapun Vietnam menempati posisi juru kunci, di bawah Uzbekistan yang memiliki satu poin dari dua laga.

Raih kemenangan

Satu-satunya tim Asia Tenggara yang meraih kemenangan dalam babak kualifikasi Piala Asia, yang putaran finalnya dilaksanakan di Australia, adalah Malaysia di Grup D. Malaysia menang 2-1 saat menjamu Yaman di Stadion Shah Alam.

Malaysia sempat tertinggal lewat gol ujung tombak Yaman, Aiman Saleh Abdul Al-Hagri, ketika pertandingan baru berlangsung 12 menit. Namun, Azammuddin bin Mohd Akil mampu menyamakan skor pada 15 menit kemudian.

Gol kemenangan Malaysia diciptakan Mohd Khyril Muhymeen bin Zambr pada menit ke-88. "Saya senang dengan apa yang diraih pemain saya," ujar Krishnasamy Rajagobal, Pelatih Malaysia.


Anda sedang membaca artikel tentang

Lebanon Lemah di Lapangan Tengah

Dengan url

https://golseru.blogspot.com/2013/03/lebanon-lemah-di-lapangan-tengah.html

Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya

Lebanon Lemah di Lapangan Tengah

namun jangan lupa untuk meletakkan link

Lebanon Lemah di Lapangan Tengah

sebagai sumbernya

0 komentar:

Posting Komentar

techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger