LONDON — Pemilik-pemilik saham klub Premier League meratifikasi peraturan tata kelola keuangan klub sepak bola pada Kamis (11/4/2013). Dua hal penting dalam peraturan itu adalah pembatasan gaji pemain dan pembatasan jumlah kerugian klub hingga 105 juta poundsterling selama tiga tahun.
Klub yang punya kewajiban membayar gaji sebesar 52 juta poundsterling hanya diizinkan meningkatkan anggaran gaji mereka sebesar empat juta poundsterling per musim selama tiga tahun mendatang, tetapi batasan itu tak mencakup uang ekstra yang didapat dari peningkatan komersial atau pendapatan dari pertandingan (matchday).
Dengan begitu, anggaran gaji maksimal sebuah klub adalah 52 juta poundsterling untuk musim 2013-2014, 56 juta poundsterling pada musim 2014-2015, dan 60 juta poundsterling pada musim 2015-2016. Saat ini, hanya tujuh dari 20 klub Premier League yang anggarannya di bawah batas itu.
Kesepakatan lain yang disepakati adalah keuntungan yang didapat dari penjualan pemain tak akan masuk dalam perhitungan pembatasan gaji pemain.
Melalui pemungutan suara, klub-klub Premier League menyetujui rancangan peraturan itu pada Februari 2013. Saat itu, 13 klub menyatakan setuju, enam menolak, dan satu abstain. Pada voting hari Kamis (11/4/2013), 14 klub mendukung, lima menolak, dan satu abstain. Klub-klub yang menolak adalah Manchester City, Fulham, West Bromwich Albion, Aston Villa, dan Southampton.
"Ada tekanan terhadap klub, yang tak seorang pun dari kami menginginkannya, mengingat semua perubahan yang terjadi di dunia sepak bola. Jadi, bagus melihat bahwa sedikit demi sedikit UEFA, Football League, dan Premier League mengambil satu langkah maju ke arah yang benar," ujar Ketua Federasi Sepak Bola Inggris, David Bernstein.
Anda sedang membaca artikel tentang
City Tak Dukung Pembatasan Gaji Pemain
Dengan url
https://golseru.blogspot.com/2013/04/city-tak-dukung-pembatasan-gaji-pemain.html
Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya
City Tak Dukung Pembatasan Gaji Pemain
namun jangan lupa untuk meletakkan link
City Tak Dukung Pembatasan Gaji Pemain
sebagai sumbernya
0 komentar:
Posting Komentar