Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Barry: City Akan Bangkit Musim Depan

Written By Unknown on Jumat, 21 Juni 2013 | 10.33

MANCHESTER — Gelandang Manchester City, Gareth Barry, yakin, klubnya akan jauh lebih kuat pada musim depan dengan pelatih baru. Kegagalan meraih gelar pada musim ini ingin dijadikan pelajaran bagi The Citizens.

Manchester City harus merelakan gelar Premier League yang diraihnya pada musim lalu direbut rival sekota, Manchester United. Kiprah City di Liga Champions juga mengenaskan karena tersingkir sejak penyisihan grup. Lalu, kesempatan terakhir di final Piala FA dihancurkan Wigan Athletic.

"Kami kecewa dengan posisi di Premier League. Selain itu, kami juga kecewa kalah di final Piala FA (melawan Wigan Athletic). Tetapi, kami sadar, tak bisa memenangi semua trofi," aku Barry.

"Kami harus belajar dan kembali berjuang lebih kuat untuk musim depan. Para pemain tak sabar untuk menantikan musim kompetisi selanjutnya," ujar dia.

"Klub butuh untuk tetap meraih trofi. Kami cukup kecewa musim ini berjalan tak baik. Jika kami bisa mempertahankan level permainan yang bagus, kami akan maju sebagai sebuah tim," lanjut dia.

City telah memecat pelatih Roberto Mancini pada pekan lalu. Meski belum secara resmi mengumumkan siapa pengganti Mancini, Barry mengatakan siap bekerja dengan pelatih mana pun demi membawa City kembali berjaya.

"Para pemain masih belum mengetahui siapa yang akan melatih kami. Aku yakin pelatih yang akan datang memiliki pekerjaan luar biasa. Banyak yang membicarakan Manuel Pellegrini. Secara pribadi, aku tak mengenal dia terlalu dekat. Namun, pemain-pemain yang mengenal Pellegrini selalu memberikan pujian tinggi kepadanya," pungkas Barry.


10.33 | 0 komentar | Read More

Bekuk Roma, Lazio Tak Hanya Juarai Liga Italia

ROMA — Lazio memastikan gelar juara Coppa Italia setelah mengempaskan rival sekota, AS Roma, Minggu (26/5/2013), melalui gol tunggal Senad Lulic pada menit ke-71. Selain menjuarai Liga Italia, Lazio juga berhak meraih tiket kompetisi Liga Europa untuk musim depan dengan kemenangan ini.

Layaknya partai "Derby della Capitale", pertandingan berlangsung panas sejak awal. Bahkan, kartu kuning dari saku wasit Daniele Orsato langsung keluar ketika pertandingan baru berjalan satu menit.

Adalah gelandang Lazio, Cristian Ledesma, yang mendapatkan kartu kuning pertama tersebut. Total, wasit Orsato mengeluarkan delapan kartu kuning yang terbagi rata masing-masing empat kartu kuning untuk kedua kubu.

Jalannya pertandingan babak pertama cukup monoton dengan minim serangan berbahaya. Peluang pertama didapat gelandang Roma, Michael Bradley, pada menit ke-9. Namun, sepakan jarak jauh Bradley masih melenceng dari sasaran.

Pada menit ke-34, kiper Roma, Bogdan Lobont, melakukan penyelamatan gemilang ketika menghentikan sundulan jarak dekat striker Lazio, Miroslav Klose. Hingga jeda, skor bertahan tanpa gol.

Memasuki pertengahan babak kedua atau tepatnya menit ke-72, Lazio akhirnya berhasil membuka skor pertandingan. Umpan silang Antonio Candreva disambut Senad Lulic untuk membobol gawang I Lupi. Lazio memimpin 1-0.

Tertinggal, Roma mencoba meningkatkan serangan dengan memainkan Pablo Osvaldo dan Dodo. Namun, upaya Francesco Totti dkk untuk mencari gol penyeimbang gagal terwujud. Roma harus rela melihat Lazio menjuarai Coppa Italia dan lolos ke Liga Europa.

Susunan pemain

AS Roma: 1-Bogdan Lobont; 3-Marquinhos, 29-Nicolas Burdisso, 5-Leandro Castan, 42-Federico Balzaretti (9-Pablo Osvaldo 76); 4-Michael Bradley, 16-Daniele De Rossi; 8-Erik Lamela, 10-Francesco Totti, 7-Marquinho (27-Dodo 83); 22-Matia Destro
Pelatih: Aurelio Andreazzoli

Lazio: 22-Federico Marchetti; 29-Abdoulay Konko, 20-Giuseppe Biava, 27-Lorik Cana, 26-Stefan Radu; 24-Cristian Ledesma (6-Stefano Mauri 54); 87-Antonio Candreva, 23-Ogenyi Onazi (2-Mickael Ciani 90+2), 8-Hernanes (15-Alvaro Gonzalez 84), 19-Senad Lulic; 11-Miroslav Klose
Pelatih: Vladimir Petkovic

Wasit: Daniele Orsato


10.33 | 0 komentar | Read More

Gol Lulic untuk Sang Istri

ROMA — Gelandang Lazio, Senad Lulic, bangga menjadi pahlawan kemenangan Lazio di final Coppa Italia, Minggu (26/5/2013). Tak hanya menganggap gol kemenangan yang diciptakannya sebagai yang terpenting sepanjang karier, pemain asal Bosnia Herzegovina itu juga mempersembahkan golnya ke gawang AS Roma untuk sang istri.

"Aku tak tahu apakah pertandingan seperti ini bisa terulang lagi. Aku dedikasikan gol ini untuk istriku, yang sedang hamil," ujar Lulic bersemangat seusai pertandingan. Lulic menjadi pahlawan kemenangan I Biancocelesti setelah menyambar umpan Antonio Candreva untuk mengoyak jala Roma pada menit ke-71.

Lazio pun menang 1-0 dan berhak merengkuh trofi Coppa Italia sekaligus lolos ke Liga Europa musim depan. "Gol tersebut menjadi gol terpentingku selama karier profesional sebagai pemain sepak bola," kata dia seperti dikutip RAI Sport.

"Kemenangan ini takkan pernah aku lupakan. Menjadi penentu kemenangan di final Coppa Italia melawan Roma adalah momen luar biasa," lanjut Lulic. "Aku melihat Antonio Candreva di sisi kanan dan pelatih (Vladimir Petkovic) meminta kami untuk masuk ke dalam kotak penalti. Jadi, aku berada di sana pada momen yang tepat," ujar dia.


10.33 | 0 komentar | Read More

Podolski Bantah Tak Betah di Arsenal

LONDON — Striker Arsenal, Lukas Podolski, merasa betah tinggal di London. Pemain asal Jerman tersebut tak mau memikirkan soal rumor mengenai kepindahannya dari The Gunners.

Dalam beberapa hari terakhir, media-media Inggris memberitakan bahwa Podolski siap angkat kaki dari Emirates, markas Arsenal. Terlebih lagi, Galatasaray disebut sebagai klub yang tertarik meminang pemain keturunan Polandia itu.

"Aku merasa sangat nyaman dan puas menjalani tahun pertamaku di Inggris. Aku tak ingin hengkang. Rumor adalah rumor. Aku tak bisa menghentikan itu," ungkap Podolski kepada Spox, Minggu (26/5/2013).

Musim ini, Podolski tampil tak cukup tajam. Bermain sebanyak 42 kali di berbagai ajang, Podolski hanya mampu mencetak 16 gol. Padahal, musim lalu saat bermain untuk FC Koeln, Podolski sukses mengemas 18 gol hanya dalam 31 pertandingan.


10.33 | 0 komentar | Read More

Bekuk Roma, Lazio Tak Hanya Juarai Liga Italia

Written By Unknown on Kamis, 20 Juni 2013 | 10.33

ROMA — Lazio memastikan gelar juara Coppa Italia setelah mengempaskan rival sekota, AS Roma, Minggu (26/5/2013), melalui gol tunggal Senad Lulic pada menit ke-71. Selain menjuarai Liga Italia, Lazio juga berhak meraih tiket kompetisi Liga Europa untuk musim depan dengan kemenangan ini.

Layaknya partai "Derby della Capitale", pertandingan berlangsung panas sejak awal. Bahkan, kartu kuning dari saku wasit Daniele Orsato langsung keluar ketika pertandingan baru berjalan satu menit.

Adalah gelandang Lazio, Cristian Ledesma, yang mendapatkan kartu kuning pertama tersebut. Total, wasit Orsato mengeluarkan delapan kartu kuning yang terbagi rata masing-masing empat kartu kuning untuk kedua kubu.

Jalannya pertandingan babak pertama cukup monoton dengan minim serangan berbahaya. Peluang pertama didapat gelandang Roma, Michael Bradley, pada menit ke-9. Namun, sepakan jarak jauh Bradley masih melenceng dari sasaran.

Pada menit ke-34, kiper Roma, Bogdan Lobont, melakukan penyelamatan gemilang ketika menghentikan sundulan jarak dekat striker Lazio, Miroslav Klose. Hingga jeda, skor bertahan tanpa gol.

Memasuki pertengahan babak kedua atau tepatnya menit ke-72, Lazio akhirnya berhasil membuka skor pertandingan. Umpan silang Antonio Candreva disambut Senad Lulic untuk membobol gawang I Lupi. Lazio memimpin 1-0.

Tertinggal, Roma mencoba meningkatkan serangan dengan memainkan Pablo Osvaldo dan Dodo. Namun, upaya Francesco Totti dkk untuk mencari gol penyeimbang gagal terwujud. Roma harus rela melihat Lazio menjuarai Coppa Italia dan lolos ke Liga Europa.

Susunan pemain

AS Roma: 1-Bogdan Lobont; 3-Marquinhos, 29-Nicolas Burdisso, 5-Leandro Castan, 42-Federico Balzaretti (9-Pablo Osvaldo 76); 4-Michael Bradley, 16-Daniele De Rossi; 8-Erik Lamela, 10-Francesco Totti, 7-Marquinho (27-Dodo 83); 22-Matia Destro
Pelatih: Aurelio Andreazzoli

Lazio: 22-Federico Marchetti; 29-Abdoulay Konko, 20-Giuseppe Biava, 27-Lorik Cana, 26-Stefan Radu; 24-Cristian Ledesma (6-Stefano Mauri 54); 87-Antonio Candreva, 23-Ogenyi Onazi (2-Mickael Ciani 90+2), 8-Hernanes (15-Alvaro Gonzalez 84), 19-Senad Lulic; 11-Miroslav Klose
Pelatih: Vladimir Petkovic

Wasit: Daniele Orsato


10.33 | 0 komentar | Read More

Gol Lulic untuk Sang Istri

ROMA — Gelandang Lazio, Senad Lulic, bangga menjadi pahlawan kemenangan Lazio di final Coppa Italia, Minggu (26/5/2013). Tak hanya menganggap gol kemenangan yang diciptakannya sebagai yang terpenting sepanjang karier, pemain asal Bosnia Herzegovina itu juga mempersembahkan golnya ke gawang AS Roma untuk sang istri.

"Aku tak tahu apakah pertandingan seperti ini bisa terulang lagi. Aku dedikasikan gol ini untuk istriku, yang sedang hamil," ujar Lulic bersemangat seusai pertandingan. Lulic menjadi pahlawan kemenangan I Biancocelesti setelah menyambar umpan Antonio Candreva untuk mengoyak jala Roma pada menit ke-71.

Lazio pun menang 1-0 dan berhak merengkuh trofi Coppa Italia sekaligus lolos ke Liga Europa musim depan. "Gol tersebut menjadi gol terpentingku selama karier profesional sebagai pemain sepak bola," kata dia seperti dikutip RAI Sport.

"Kemenangan ini takkan pernah aku lupakan. Menjadi penentu kemenangan di final Coppa Italia melawan Roma adalah momen luar biasa," lanjut Lulic. "Aku melihat Antonio Candreva di sisi kanan dan pelatih (Vladimir Petkovic) meminta kami untuk masuk ke dalam kotak penalti. Jadi, aku berada di sana pada momen yang tepat," ujar dia.


10.33 | 0 komentar | Read More

Barry: City Akan Bangkit Musim Depan

MANCHESTER — Gelandang Manchester City, Gareth Barry, yakin, klubnya akan jauh lebih kuat pada musim depan dengan pelatih baru. Kegagalan meraih gelar pada musim ini ingin dijadikan pelajaran bagi The Citizens.

Manchester City harus merelakan gelar Premier League yang diraihnya pada musim lalu direbut rival sekota, Manchester United. Kiprah City di Liga Champions juga mengenaskan karena tersingkir sejak penyisihan grup. Lalu, kesempatan terakhir di final Piala FA dihancurkan Wigan Athletic.

"Kami kecewa dengan posisi di Premier League. Selain itu, kami juga kecewa kalah di final Piala FA (melawan Wigan Athletic). Tetapi, kami sadar, tak bisa memenangi semua trofi," aku Barry.

"Kami harus belajar dan kembali berjuang lebih kuat untuk musim depan. Para pemain tak sabar untuk menantikan musim kompetisi selanjutnya," ujar dia.

"Klub butuh untuk tetap meraih trofi. Kami cukup kecewa musim ini berjalan tak baik. Jika kami bisa mempertahankan level permainan yang bagus, kami akan maju sebagai sebuah tim," lanjut dia.

City telah memecat pelatih Roberto Mancini pada pekan lalu. Meski belum secara resmi mengumumkan siapa pengganti Mancini, Barry mengatakan siap bekerja dengan pelatih mana pun demi membawa City kembali berjaya.

"Para pemain masih belum mengetahui siapa yang akan melatih kami. Aku yakin pelatih yang akan datang memiliki pekerjaan luar biasa. Banyak yang membicarakan Manuel Pellegrini. Secara pribadi, aku tak mengenal dia terlalu dekat. Namun, pemain-pemain yang mengenal Pellegrini selalu memberikan pujian tinggi kepadanya," pungkas Barry.


10.33 | 0 komentar | Read More

Podolski Bantah Tak Betah di Arsenal

LONDON — Striker Arsenal, Lukas Podolski, merasa betah tinggal di London. Pemain asal Jerman tersebut tak mau memikirkan soal rumor mengenai kepindahannya dari The Gunners.

Dalam beberapa hari terakhir, media-media Inggris memberitakan bahwa Podolski siap angkat kaki dari Emirates, markas Arsenal. Terlebih lagi, Galatasaray disebut sebagai klub yang tertarik meminang pemain keturunan Polandia itu.

"Aku merasa sangat nyaman dan puas menjalani tahun pertamaku di Inggris. Aku tak ingin hengkang. Rumor adalah rumor. Aku tak bisa menghentikan itu," ungkap Podolski kepada Spox, Minggu (26/5/2013).

Musim ini, Podolski tampil tak cukup tajam. Bermain sebanyak 42 kali di berbagai ajang, Podolski hanya mampu mencetak 16 gol. Padahal, musim lalu saat bermain untuk FC Koeln, Podolski sukses mengemas 18 gol hanya dalam 31 pertandingan.


10.33 | 0 komentar | Read More

Bekuk Roma, Lazio Tak Hanya Juarai Liga Italia

Written By Unknown on Rabu, 19 Juni 2013 | 10.33

ROMA — Lazio memastikan gelar juara Coppa Italia setelah mengempaskan rival sekota, AS Roma, Minggu (26/5/2013), melalui gol tunggal Senad Lulic pada menit ke-71. Selain menjuarai Liga Italia, Lazio juga berhak meraih tiket kompetisi Liga Europa untuk musim depan dengan kemenangan ini.

Layaknya partai "Derby della Capitale", pertandingan berlangsung panas sejak awal. Bahkan, kartu kuning dari saku wasit Daniele Orsato langsung keluar ketika pertandingan baru berjalan satu menit.

Adalah gelandang Lazio, Cristian Ledesma, yang mendapatkan kartu kuning pertama tersebut. Total, wasit Orsato mengeluarkan delapan kartu kuning yang terbagi rata masing-masing empat kartu kuning untuk kedua kubu.

Jalannya pertandingan babak pertama cukup monoton dengan minim serangan berbahaya. Peluang pertama didapat gelandang Roma, Michael Bradley, pada menit ke-9. Namun, sepakan jarak jauh Bradley masih melenceng dari sasaran.

Pada menit ke-34, kiper Roma, Bogdan Lobont, melakukan penyelamatan gemilang ketika menghentikan sundulan jarak dekat striker Lazio, Miroslav Klose. Hingga jeda, skor bertahan tanpa gol.

Memasuki pertengahan babak kedua atau tepatnya menit ke-72, Lazio akhirnya berhasil membuka skor pertandingan. Umpan silang Antonio Candreva disambut Senad Lulic untuk membobol gawang I Lupi. Lazio memimpin 1-0.

Tertinggal, Roma mencoba meningkatkan serangan dengan memainkan Pablo Osvaldo dan Dodo. Namun, upaya Francesco Totti dkk untuk mencari gol penyeimbang gagal terwujud. Roma harus rela melihat Lazio menjuarai Coppa Italia dan lolos ke Liga Europa.

Susunan pemain

AS Roma: 1-Bogdan Lobont; 3-Marquinhos, 29-Nicolas Burdisso, 5-Leandro Castan, 42-Federico Balzaretti (9-Pablo Osvaldo 76); 4-Michael Bradley, 16-Daniele De Rossi; 8-Erik Lamela, 10-Francesco Totti, 7-Marquinho (27-Dodo 83); 22-Matia Destro
Pelatih: Aurelio Andreazzoli

Lazio: 22-Federico Marchetti; 29-Abdoulay Konko, 20-Giuseppe Biava, 27-Lorik Cana, 26-Stefan Radu; 24-Cristian Ledesma (6-Stefano Mauri 54); 87-Antonio Candreva, 23-Ogenyi Onazi (2-Mickael Ciani 90+2), 8-Hernanes (15-Alvaro Gonzalez 84), 19-Senad Lulic; 11-Miroslav Klose
Pelatih: Vladimir Petkovic

Wasit: Daniele Orsato


10.33 | 0 komentar | Read More

Gol Lulic untuk Sang Istri

ROMA — Gelandang Lazio, Senad Lulic, bangga menjadi pahlawan kemenangan Lazio di final Coppa Italia, Minggu (26/5/2013). Tak hanya menganggap gol kemenangan yang diciptakannya sebagai yang terpenting sepanjang karier, pemain asal Bosnia Herzegovina itu juga mempersembahkan golnya ke gawang AS Roma untuk sang istri.

"Aku tak tahu apakah pertandingan seperti ini bisa terulang lagi. Aku dedikasikan gol ini untuk istriku, yang sedang hamil," ujar Lulic bersemangat seusai pertandingan. Lulic menjadi pahlawan kemenangan I Biancocelesti setelah menyambar umpan Antonio Candreva untuk mengoyak jala Roma pada menit ke-71.

Lazio pun menang 1-0 dan berhak merengkuh trofi Coppa Italia sekaligus lolos ke Liga Europa musim depan. "Gol tersebut menjadi gol terpentingku selama karier profesional sebagai pemain sepak bola," kata dia seperti dikutip RAI Sport.

"Kemenangan ini takkan pernah aku lupakan. Menjadi penentu kemenangan di final Coppa Italia melawan Roma adalah momen luar biasa," lanjut Lulic. "Aku melihat Antonio Candreva di sisi kanan dan pelatih (Vladimir Petkovic) meminta kami untuk masuk ke dalam kotak penalti. Jadi, aku berada di sana pada momen yang tepat," ujar dia.


10.33 | 0 komentar | Read More

Barry: City Akan Bangkit Musim Depan

MANCHESTER — Gelandang Manchester City, Gareth Barry, yakin, klubnya akan jauh lebih kuat pada musim depan dengan pelatih baru. Kegagalan meraih gelar pada musim ini ingin dijadikan pelajaran bagi The Citizens.

Manchester City harus merelakan gelar Premier League yang diraihnya pada musim lalu direbut rival sekota, Manchester United. Kiprah City di Liga Champions juga mengenaskan karena tersingkir sejak penyisihan grup. Lalu, kesempatan terakhir di final Piala FA dihancurkan Wigan Athletic.

"Kami kecewa dengan posisi di Premier League. Selain itu, kami juga kecewa kalah di final Piala FA (melawan Wigan Athletic). Tetapi, kami sadar, tak bisa memenangi semua trofi," aku Barry.

"Kami harus belajar dan kembali berjuang lebih kuat untuk musim depan. Para pemain tak sabar untuk menantikan musim kompetisi selanjutnya," ujar dia.

"Klub butuh untuk tetap meraih trofi. Kami cukup kecewa musim ini berjalan tak baik. Jika kami bisa mempertahankan level permainan yang bagus, kami akan maju sebagai sebuah tim," lanjut dia.

City telah memecat pelatih Roberto Mancini pada pekan lalu. Meski belum secara resmi mengumumkan siapa pengganti Mancini, Barry mengatakan siap bekerja dengan pelatih mana pun demi membawa City kembali berjaya.

"Para pemain masih belum mengetahui siapa yang akan melatih kami. Aku yakin pelatih yang akan datang memiliki pekerjaan luar biasa. Banyak yang membicarakan Manuel Pellegrini. Secara pribadi, aku tak mengenal dia terlalu dekat. Namun, pemain-pemain yang mengenal Pellegrini selalu memberikan pujian tinggi kepadanya," pungkas Barry.


10.33 | 0 komentar | Read More

Podolski Bantah Tak Betah di Arsenal

LONDON — Striker Arsenal, Lukas Podolski, merasa betah tinggal di London. Pemain asal Jerman tersebut tak mau memikirkan soal rumor mengenai kepindahannya dari The Gunners.

Dalam beberapa hari terakhir, media-media Inggris memberitakan bahwa Podolski siap angkat kaki dari Emirates, markas Arsenal. Terlebih lagi, Galatasaray disebut sebagai klub yang tertarik meminang pemain keturunan Polandia itu.

"Aku merasa sangat nyaman dan puas menjalani tahun pertamaku di Inggris. Aku tak ingin hengkang. Rumor adalah rumor. Aku tak bisa menghentikan itu," ungkap Podolski kepada Spox, Minggu (26/5/2013).

Musim ini, Podolski tampil tak cukup tajam. Bermain sebanyak 42 kali di berbagai ajang, Podolski hanya mampu mencetak 16 gol. Padahal, musim lalu saat bermain untuk FC Koeln, Podolski sukses mengemas 18 gol hanya dalam 31 pertandingan.


10.33 | 0 komentar | Read More

Bekuk Roma, Lazio Tak Hanya Juarai Liga Italia

Written By Unknown on Selasa, 18 Juni 2013 | 10.33

ROMA — Lazio memastikan gelar juara Coppa Italia setelah mengempaskan rival sekota, AS Roma, Minggu (26/5/2013), melalui gol tunggal Senad Lulic pada menit ke-71. Selain menjuarai Liga Italia, Lazio juga berhak meraih tiket kompetisi Liga Europa untuk musim depan dengan kemenangan ini.

Layaknya partai "Derby della Capitale", pertandingan berlangsung panas sejak awal. Bahkan, kartu kuning dari saku wasit Daniele Orsato langsung keluar ketika pertandingan baru berjalan satu menit.

Adalah gelandang Lazio, Cristian Ledesma, yang mendapatkan kartu kuning pertama tersebut. Total, wasit Orsato mengeluarkan delapan kartu kuning yang terbagi rata masing-masing empat kartu kuning untuk kedua kubu.

Jalannya pertandingan babak pertama cukup monoton dengan minim serangan berbahaya. Peluang pertama didapat gelandang Roma, Michael Bradley, pada menit ke-9. Namun, sepakan jarak jauh Bradley masih melenceng dari sasaran.

Pada menit ke-34, kiper Roma, Bogdan Lobont, melakukan penyelamatan gemilang ketika menghentikan sundulan jarak dekat striker Lazio, Miroslav Klose. Hingga jeda, skor bertahan tanpa gol.

Memasuki pertengahan babak kedua atau tepatnya menit ke-72, Lazio akhirnya berhasil membuka skor pertandingan. Umpan silang Antonio Candreva disambut Senad Lulic untuk membobol gawang I Lupi. Lazio memimpin 1-0.

Tertinggal, Roma mencoba meningkatkan serangan dengan memainkan Pablo Osvaldo dan Dodo. Namun, upaya Francesco Totti dkk untuk mencari gol penyeimbang gagal terwujud. Roma harus rela melihat Lazio menjuarai Coppa Italia dan lolos ke Liga Europa.

Susunan pemain

AS Roma: 1-Bogdan Lobont; 3-Marquinhos, 29-Nicolas Burdisso, 5-Leandro Castan, 42-Federico Balzaretti (9-Pablo Osvaldo 76); 4-Michael Bradley, 16-Daniele De Rossi; 8-Erik Lamela, 10-Francesco Totti, 7-Marquinho (27-Dodo 83); 22-Matia Destro
Pelatih: Aurelio Andreazzoli

Lazio: 22-Federico Marchetti; 29-Abdoulay Konko, 20-Giuseppe Biava, 27-Lorik Cana, 26-Stefan Radu; 24-Cristian Ledesma (6-Stefano Mauri 54); 87-Antonio Candreva, 23-Ogenyi Onazi (2-Mickael Ciani 90+2), 8-Hernanes (15-Alvaro Gonzalez 84), 19-Senad Lulic; 11-Miroslav Klose
Pelatih: Vladimir Petkovic

Wasit: Daniele Orsato


10.33 | 0 komentar | Read More

Gol Lulic untuk Sang Istri

ROMA — Gelandang Lazio, Senad Lulic, bangga menjadi pahlawan kemenangan Lazio di final Coppa Italia, Minggu (26/5/2013). Tak hanya menganggap gol kemenangan yang diciptakannya sebagai yang terpenting sepanjang karier, pemain asal Bosnia Herzegovina itu juga mempersembahkan golnya ke gawang AS Roma untuk sang istri.

"Aku tak tahu apakah pertandingan seperti ini bisa terulang lagi. Aku dedikasikan gol ini untuk istriku, yang sedang hamil," ujar Lulic bersemangat seusai pertandingan. Lulic menjadi pahlawan kemenangan I Biancocelesti setelah menyambar umpan Antonio Candreva untuk mengoyak jala Roma pada menit ke-71.

Lazio pun menang 1-0 dan berhak merengkuh trofi Coppa Italia sekaligus lolos ke Liga Europa musim depan. "Gol tersebut menjadi gol terpentingku selama karier profesional sebagai pemain sepak bola," kata dia seperti dikutip RAI Sport.

"Kemenangan ini takkan pernah aku lupakan. Menjadi penentu kemenangan di final Coppa Italia melawan Roma adalah momen luar biasa," lanjut Lulic. "Aku melihat Antonio Candreva di sisi kanan dan pelatih (Vladimir Petkovic) meminta kami untuk masuk ke dalam kotak penalti. Jadi, aku berada di sana pada momen yang tepat," ujar dia.


10.33 | 0 komentar | Read More

Barry: City Akan Bangkit Musim Depan

MANCHESTER — Gelandang Manchester City, Gareth Barry, yakin, klubnya akan jauh lebih kuat pada musim depan dengan pelatih baru. Kegagalan meraih gelar pada musim ini ingin dijadikan pelajaran bagi The Citizens.

Manchester City harus merelakan gelar Premier League yang diraihnya pada musim lalu direbut rival sekota, Manchester United. Kiprah City di Liga Champions juga mengenaskan karena tersingkir sejak penyisihan grup. Lalu, kesempatan terakhir di final Piala FA dihancurkan Wigan Athletic.

"Kami kecewa dengan posisi di Premier League. Selain itu, kami juga kecewa kalah di final Piala FA (melawan Wigan Athletic). Tetapi, kami sadar, tak bisa memenangi semua trofi," aku Barry.

"Kami harus belajar dan kembali berjuang lebih kuat untuk musim depan. Para pemain tak sabar untuk menantikan musim kompetisi selanjutnya," ujar dia.

"Klub butuh untuk tetap meraih trofi. Kami cukup kecewa musim ini berjalan tak baik. Jika kami bisa mempertahankan level permainan yang bagus, kami akan maju sebagai sebuah tim," lanjut dia.

City telah memecat pelatih Roberto Mancini pada pekan lalu. Meski belum secara resmi mengumumkan siapa pengganti Mancini, Barry mengatakan siap bekerja dengan pelatih mana pun demi membawa City kembali berjaya.

"Para pemain masih belum mengetahui siapa yang akan melatih kami. Aku yakin pelatih yang akan datang memiliki pekerjaan luar biasa. Banyak yang membicarakan Manuel Pellegrini. Secara pribadi, aku tak mengenal dia terlalu dekat. Namun, pemain-pemain yang mengenal Pellegrini selalu memberikan pujian tinggi kepadanya," pungkas Barry.


10.33 | 0 komentar | Read More

Podolski Bantah Tak Betah di Arsenal

LONDON — Striker Arsenal, Lukas Podolski, merasa betah tinggal di London. Pemain asal Jerman tersebut tak mau memikirkan soal rumor mengenai kepindahannya dari The Gunners.

Dalam beberapa hari terakhir, media-media Inggris memberitakan bahwa Podolski siap angkat kaki dari Emirates, markas Arsenal. Terlebih lagi, Galatasaray disebut sebagai klub yang tertarik meminang pemain keturunan Polandia itu.

"Aku merasa sangat nyaman dan puas menjalani tahun pertamaku di Inggris. Aku tak ingin hengkang. Rumor adalah rumor. Aku tak bisa menghentikan itu," ungkap Podolski kepada Spox, Minggu (26/5/2013).

Musim ini, Podolski tampil tak cukup tajam. Bermain sebanyak 42 kali di berbagai ajang, Podolski hanya mampu mencetak 16 gol. Padahal, musim lalu saat bermain untuk FC Koeln, Podolski sukses mengemas 18 gol hanya dalam 31 pertandingan.


10.33 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger